Blog

Mengenal lebih dekat Ibu Rida Risdiawati CEO Brand Vamosh, Yesamalika, Sheisa


Brand Vamosh, Yesamalika, dan Sheisa saat ini sedang tumbuh dan melakukan penetrasi untuk bersaing di pasar atau industri busana muslim Indonesia. Dengan semakin dikenalnya Vamosh, Yesamalika, dan Sheisa (VaYeSha) maka banyak orang yang penasaran dengan siapa dibalik layar ke-3 Brand yang fokus di busana muslimah gamis dengan bahan berkualitas baik (adem, nyaman, nggak panas, dan nggak menerawang) pada saat digunakan sehingga menjadi idola baru muslimah indonesia yang merindukan pakaian gamis yang terjangkau, motif yang tidak pasaran, dan berkualitas.
Ibu Rida Risdiawati dan suami (Bapak Arya Gusenu) adalah pasangan suami isteri pemilik brand VaYeSha, yang secara gamblang dikisahkan dalam video profile ini. Selamat menyaksikan ๐Ÿ™‚

www.vamoshplaza.com | www.vamosh.co.id | www.yesamalika.com | www.sheisa.co.id

Waralaba Menurut Hukum Islam

Bila diperhatikan dari sudut bentuk perjanjian yang di adakan dalam waralaba (franchising ) dapat di kemukan bahwa perjanjian itu sebenarnya merupakan pengembangan dari bentuk kerjasama ( syarikat ) hal ini disebabkan oleh karena dengan adanya perjanjian franchising itu, maka secara automatis antara franchisor dengan franchisee terbentuk hubungan kerjasama untuk waktu tertentu ( sesuai dengan perjanjian ) . kerjasama tersebut dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan bagi kedua belah pihak. WARALABA MENURUT HUKUM ISLAM Bila diperhatikan dari sudut bentuk perjanjian yang di adakan dalam waralaba (franchising ) dapat di kemukan bahwa perjanjian itu sebenarnya merupakan pengembangan dari bentuk kerjasama ( syarikat ) hal ini disebabkan oleh karena dengan adanya perjanjian franchising itu, maka secara automatis antara franchisor dengan franchisee terbentuk hubungan kerjasama untuk waktu tertentu ( sesuai dengan perjanjian ) . kerjasama tersebut dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan bagi kedua belah pihak. Suatu waralaba adalah suatu bentuk perjanjian, yang isinya memberikan hak dan kewenangan khusus kepada pihak penerima waralaba. Waralaba merupakan suatu perjanjian yang bertimbal balik karena pemberi waralaba, maupun penerima waralaba, kedua berkewajiban untuk memenuhi prestasi tertentu. Dalam waralaba diperlukan adanya prinsip keterbukaan dan kehati-hatian. Hal ini sangat sesuai dengan rukun dan syarat akad menurut hukum islam dan larangan transaksi . Perjanjian waralaba adalah perjanjian formal. Hal tersebut dikarenakan perjanjian waralaba memang disyarakat untuk dibuat secara tertulis. Hal ini diperlukan sebagai bentuk perlindungan bagi kedua belah pihak yang terlibat dalam perjanjian waralaba. Hal ini sesuai dengan asas tertulis (kitabah) yang terdapat dalam QS. Al-baqarah ( :282. ) Waralaba melibatkan hak untuk memamfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan interlektual atau penemuan atau cirri khas usaha ataupun waralaba diberikan dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan dan atau penjualan barang dan atau jasa. Hal ini sesuai dengan asas penghargaan terhadap kerja dalam asas hukum perdata islam Dengan demikian, dapat dikemukan bahwa system waralaba ( franchising ) ini tidak bertentangan dengan syariah islam. Selama obyek perjanjian waralaba tersebut tidak merupakan hal yang dilarang dalam syariah islam ( misalnya : bisnis penjualan makanan dan minuman yang haram ), maka perjanjian tersebut automatis batal menurut hukum islam dikarenakan bertentangan dengan syariat islam. Selain itu bisnis waralaba ini mempunyai mamfaat yang cukup berperan dalam meningkatkan pengembangan usaha kecil dan menengah di Negara kita, apabila kegiatan waralaba tersebut hingga pada derajat tertentu dapat mempergunakan barang-barang hasil produksi dalam negeri maupun untuk melaksanakan kegiatan yang tidak akan merugikan kepentingan dari pengusaha kecil dan menengah tersebut. Sehingga dari segi kemaslahatan usaha waralaba ini juga bernilai positif sehingga dapat dibenarkan menurut hukum islam. Pada dasarnya , system franchise ( waralaba ) Merupakan system yang baik untuk belajar bagi franchisee, jika suatu saat berhasil dapat melepaskan diri dari franchisor karena biaya yang dibayar cukup mahal dan selanjutnya dapat mendirikan usaha sendiri atau bahkan membangun franchise baru yang islami. Untuk menciptakan system bisnis waralaba yang islam, diperlukan system nilai syariah sebagai filter moral bisnis bertujuan untuk menghindari berbagai penyimpangan moral bisnis ( moralhazard ) . filter tersebut adalah dengan komitmen menjauhi 7 ( tujuh ) pantangan MAGRIB ( barat ) , yakni : 1. Maisir, yaitu segala bentuk spekulasi judi ( gambling ) yang mematikan sektoril dan tidak produktif. 2. Asusila , yaitu praktek usaha yang melanggar kesusilaan dan norma sosial. 3. Gharar , yaitu segala transaksi yang tidak transparan dan tidak jelas, sehingga berpotensi merugikan salah satu pihak. 4. Haram , yaitu objek transaksi dan proyek usaha yang diharamkan syariah. 5. Riba , yaitu segala bentuk distorsi mata uang menjadi komoditas dengan mengenakan tambahan ( bunga ) pada transaksi kredit atau pinjaman dan pertukaran atau barter lebih antara barang ribawi sejenis. 6. Ikhtikar, yaitu penimbunan dan monopoli barang dan jasa untuk tujuan permainan harga. 7. Berbahaya , yaitu segala bentuk transaksi dan usaha yang membahayakan individu Maupun masyarakat serta bertentangan dengan kemaslahatan. 4. Kesimpulan Berdasarkan hal-hal yang telah kami kemukakan di atas, maka ditarik kesimpulan bahwa hukum bisnis waralaba ( franchise ) sangat tergantung kepada kesesuaian bidang usaha bisnis franchise dan system serta mekanisme kerjasamanya dengan prinsip syariah dan ketiadaan dari segala tantangan syariah dalam bisnis tersebut namun secara umum. Berbisnis melalui waralaba adalah suatu jalan yang baik untuk dicoba, karena metode ini selain membawa keuntungan bagi para pihak, juga tidak bertentangan dengan nilai nilai islamnya. Sumber Berita :ย  http://www.acehforum.or.id/archive/index.php/t-4377.html Sumber Pic : Google
 

Pesan Dakwah Dalam Lagu โ€œUngu Band – Bila Tibaโ€


Musik merupakan salah satu media penyampai pesan. Dalam musik dapat disematkan norma-norma yang terkandung dalam kehidupan, salah satunya Pesan Dakwah. Musik yang mengandung Pesan Dakwah biasa disebut Musik Religi. Musik Religi di Indonesia dimulai pada tahun 70-an oleh band legendaris Bimbo dengan lagu Sajadah Panjang, dan grup Nasyid Nasida Ria dengan lagu Perdamaian.
Banyak dari lagu-lagu mereka berisikan pesan dakwah yang banyak diminati pendengar. Dan saat ini terdapat juga band papan atas Indonesia yang selalu berhasil dalam membuat lagu religi dari aliran pop, yaitu Band Ungu. Lagu-lagu religi dari Band Ungu banyak berisikan pesan dakwah dengan lirik yang menyentuh, diiringi dengan musik yang sesuai. Dan salah lagu religinya yang terbaru yang berjudul โ€œBila Tibaโ€.
Lagu ini memiliki perpaduan antara nada Ballad dan lirik yang puitis, sebagai upaya maksimal untuk menyampaikan pesan dakwah yang terkandung didalamnya. Lagu yang menjadi soundtrack film โ€œSang Kyaiโ€ ini banyak diminati karena nadanya lembut dan liriknya yang menggugah. Untuk itu penelitian ini bermaksud untuk menganalisis Pesan Dakwah yang terkandung dalam perpaduan nada dan lirik lagu tersebut.
Untuk menganalisis lagu โ€œBila Tibaโ€, peneliti menggunakan Teori Semiotika Charles Sanders Peirce. Klasi-fikasi tanda dari Charles Sanders Peirce dapat digunakan untuk mengupas simbol nada dan lirik lagu, untuk kemudian dapat diketahui pesan dakwah lagu secara kompleks dan mendalam. Klasifikasi tanda yang digunakan antara lain Qualisign, Dicent Sinsign, Rhematical Indexical Legisign, Dicent Sym-bol, dan Argument.
Dari hasil analisis terungkap bahwa pesan dakwah dalam lagu ini menyampaikan kepada pendengarnya untuk mengingat peristiwa kematian. Sementara penekanan dari isi pesan lagu terdapat pada bait utama, yang menerangkan ketika ajal datang, manusia tidak bisa lari darinya. Pesan lagu disampaikan dengan lirik yang puitis dan nada yang lembut, menjadikan lagu ini sebagai sarana perenungan bagi pendengarnya. Lagu ini juga mengajak pendengarnya untuk memperbaiki amal perbuatannya selama hidup, untuk mempersiapkan diri ketika kematian datang menghampirinya. dan senantiasa berdoโ€™a agar mati dalam keadaan khusnul khatimah.

Sumber Berita : http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/komunika/article/view/848/717
Sumber Lagu : https://soundcloud.com/beyz-nata-legawa/ungu-bila-tiba-ost-sang-kiai

Hukum Jual-Beli Online dengan Sistem Dropship dalam Islam

Perkembangan perikatan akad dalam dunia bisnis sangat pesat, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ketika ada persoalan baru, fikih dituntut untuk menjawab persoalan tersebut dalam kacamata syariat. Salah satunya adalah jual beli dengan sistem dropship. Perlu diketahui bahwa Asal dalam muamalah adalah mubah, kecuali ada dalil yang melarangnya Gambaran jual beli dropship sebagai berikut barang dipasarkan lewat toko online atau dengan hanya memasang โ€˜display itemsโ€™ atau โ€˜katalog. Lalu pihak buyer (pembeli) melakukan transaksi lewat toko online kepada reseller dropship. Setelah uang ditransfer, pihak dropshipper (grosir) yang mengirim barang kepada buyer. Artinya, pihak reseller sebenarnya tidak memiliki barang saat itu, barangnya ada di pihak supplier, yaitu produsen atau grosir. Perbedaan dropshiper dan reseller adalah jika dropshiper tidak menyetok barang, adapun reseller menyetik barang. Ilustrasinya sebagai berikut Pada prinsipnya Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Dengan demikian asal dalam muamalah termasuk didalamnya jual beli adalah boleh, kecuali ada dalil yang menunjukan keharamannya. Firman Allah SWT: ูˆูŽุฃูŽุญูŽู„ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุนูŽ ูˆูŽุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ุฑูู‘ุจูŽุง โ€œโ€ฆ padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan ribaโ€ฆโ€ (Al Baqarah: 275) ูŠูŽุงุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฃูŽูˆู’ูููˆุง ุจูุงู„ู’ุนูู‚ููˆุฏู ุฃูุญูู„ู‘ูŽุชู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุจูŽู‡ููŠู…ูŽุฉู ุงู„ู’ุฃูŽู†ู’ุนูŽุงู…ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูŽุง ูŠูุชู’ู„ูŽู‰ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุบูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูุญูู„ู‘ููŠ ุงู„ุตู‘ูŽูŠู’ุฏู ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ุญูุฑูู…ูŒ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูŽุญู’ูƒูู…ู ู…ูŽุง ูŠูุฑููŠุฏู โ€œHai orang yang beriman! Tunaikanlah akad-akad itu. Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum menurut yang dikehendaki-Nya.โ€ (al-Maidah : 1) Karena itu dibuatlah kaidah fiqhiyah; ุงูŽู„ุงูŽุตู’ู„ู ูููŠ ุงู„ู’ู…ูุนูŽุงู…ูŽู„ุงูŽุชู ุงูŽู„ุงูุจูŽุงุญูŽุฉู ุฃูŽูˆู’ ุงูŽู„ู’ุญูู„ู‘ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุฏูู„ู‘ูŽ ุงู„ุฏู‘ูŽู„ููŠู’ู„ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุชูŽุญู’ุฑููŠู’ู…ูู‡ู Pokok dalam urusan muamalah itu boleh atau halal sehingga ada dalil yang menunjukkan atas pengharamannya Berikut adalah prinsip dan rambu dalam jual beli adalah sebagai berikut 1. Saling Ridha, dilarang saling mandzalimi ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู„ุงูŽ ุชูŽุฃู’ูƒูู„ููˆุง ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูŽูƒูู…ู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽูƒูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุจูŽุงุทูู„ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽูƒููˆู†ูŽ ุชูุฌูŽุงุฑูŽุฉู‹ ุนูŽู†ู’ ุชูŽุฑูŽุงุถู ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽู‚ู’ุชูู„ููˆุง ุฃูŽู†ู’ููุณูŽูƒูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุจููƒูู…ู’ ุฑูŽุญููŠู…ู‹ุง. โ€“ุณูˆุฑุฉ ุงู„ู†ุณุงุก Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu. (QS. An-Nisa : 29) 2. Tidak ada unsur riba ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‡ูŽ ูˆูŽุฐูŽุฑููˆุง ู…ูŽุง ุจูŽู‚ููŠูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฑู‘ูุจูŽุง ุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ * ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูู’ุนูŽู„ููˆุง ููŽุฃู’ุฐูŽู†ููˆุง ุจูุญูŽุฑู’ุจู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูุจู’ุชูู…ู’ ููŽู„ูŽูƒูู…ู’ ุฑูุกููˆุณู ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ููƒูู…ู’ ู„ุงูŽ ุชูŽุธู’ู„ูู…ููˆู†ูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูุธู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ. โ€“ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุจู‚ุฑุฉ 278-279.- Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman. * Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkanlah perang dari Allah dan rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertobat, maka kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan). (QS. Al-Baqarah : 278-279) 3. Tidak ada unsur tipuan -ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูŽุฑู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุตูุจู’ุฑูŽุฉู ุทูŽุนูŽุงู…ู ููŽุฃูŽุฏู’ุฎูŽู„ูŽ ูŠูŽุฏูŽู‡ู ูููŠู‡ูŽุง ููŽู†ูŽุงู„ูŽุชู’ ุฃูŽุตูŽุงุจูุนูู‡ู ุจูŽู„ูŽู„ู‹ุง ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ูŠูŽุง ุตูŽุงุญูุจูŽ ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุตูŽุงุจูŽุชู’ู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽููŽู„ูŽุง ุฌูŽุนูŽู„ู’ุชูŽู‡ู ููŽูˆู’ู‚ูŽ ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ู ูƒูŽูŠู’ ูŠูŽุฑูŽุงู‡ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ู…ูŽู†ู’ ุบูŽุดู‘ูŽ ููŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ู‘ููŠ. ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah melewati setumpuk makanan, lalu beliau memasukkan tangannya ke dalamnya, kemudian tangan beliau menyentuh sesuatu yang basah, maka pun beliau bertanya: โ€œApa ini wahai pemilik makanan?โ€ sang pemiliknya menjawab, โ€œMakanan tersebut terkena air hujan wahai Rasulullah.โ€ Beliau bersabda: โ€œMengapa kamu tidak meletakkannya di bagian makanan agar manusia dapat melihatnya. Barangsiapa menipu maka dia bukan dari golongan kami.โ€ (HR. Muslim, Sahih Muslim, II/267) 4. Tidak ada unsur gharar (spekulasi) dan jahalah ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู†ูŽู‡ูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุนูŽู†ู’ ุจูŽูŠู’ุนู ุงู„ู’ุญูŽุตูŽุงุฉู ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุจูŽูŠู’ุนู ุงู„ู’ุบูŽุฑูŽุฑู. ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… Dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah saw. melarang jual beli dengan cara hashah (yaitu: jual beli dengan melempar kerikil) dan cara lain yang mengandung unsur ketidakjelasan. (HR. Muslim, Shahih Muslim, II/4) 5. Komoditas bukan yang diharamkan Dari sahabat Jabir bin Abdullah ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูŽู‡ู ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุจูŽูŠู’ุนูŽ ุงู„ู’ุฎูŽู…ู’ุฑู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽูŠู’ุชูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุฎูู†ู’ุฒููŠุฑู ูˆูŽุงู„ุฃูŽุตู’ู†ูŽุงู…ู ยป . ููŽู‚ููŠู„ูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุŒ ุฃูŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุดูุญููˆู…ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽูŠู’ุชูŽุฉู ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ูŠูุทู’ู„ูŽู‰ ุจูู‡ูŽุง ุงู„ุณู‘ูููู†ู ุŒ ูˆูŽูŠูุฏู’ู‡ูŽู†ู ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู’ุฌูู„ููˆุฏู ุŒ ูˆูŽูŠูŽุณู’ุชูŽุตู’ุจูุญู ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู . ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู„ุงูŽ ุŒ ู‡ููˆูŽ ุญูŽุฑูŽุงู…ูŒ ยป . ุซูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ยซ ู‚ูŽุงุชูŽู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ูŠูŽู‡ููˆุฏูŽ ุŒ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽู…ู‘ูŽุง ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุดูุญููˆู…ูŽู‡ูŽุง ุฌูŽู…ูŽู„ููˆู‡ู ุซูู…ู‘ูŽ ุจูŽุงุนููˆู‡ู ููŽุฃูŽูƒูŽู„ููˆุง ุซูŽู…ูŽู†ูŽู‡ู โ€œSesungguhnya, Allah dan Rasul-Nya mengharamkan jual beli khamar, bangkai, babi, dan patung (untuk disembah atau berpotensi disembah)โ€ Ada yang bertanya, โ€œWahai Rasulullah, apa pendapatmu mengenai jual beli lemak bangkai, mengingat lemak bangkai itu dipakai untuk menambal perahu, meminyaki kulit, dan dijadikan minyak untuk penerangan?โ€ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œTidak boleh! Jual beli lemak bangkai itu haram.โ€ Kemudian, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œSemoga Allah melaknat Yahudi. Sesungguhnya, tatkala Allah mengharamkan lemak bangkai, mereka mencairkannya lalu menjual minyak dari lemak bangkai tersebut, kemudian mereka memakan hasil penjualannya.โ€ (HR. Bukhari, Sahih al-Bukhari, 3/84) 6. Tidak ada yang dirugikan ู„ุงูŽ ุถูŽุฑูŽุฑูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ุถูุฑูŽุงุฑูŽ Tidak ada madharat dan tidak memadharatkan. Jual beli dengan sistem dropship ini bisa dipandang dalam beberapa akad, pertama bisa dengan cara simsarah atau makelar, yaitu seseorang yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli kemudian mendapatkan fee atau upah dari jasanya tersebut. Antara perantara dan produsen mengadakan kesepakatan, dimana diatur pihak perantara mendapatkan fee karena jasanya menjual barang produsen dengan besaran sesuai kesepakatan. Dalam kasus dropship, misalnya perantara hanya bermodalkan spek brosur barang atau menggunakan toko online, ketika ada yang berminat, maka dia langsung menghubungi produsen sebagai pemilik barang. Setelah dibayar, maka produsen mengirim barang yang dibeli kepada pembeli. Dalil kebolehan makelar atau calo. ูƒูู†ู‘ูŽุง ู†ูุณูŽู…ู‘ูŽู‰ ูููŠ ุนูŽู‡ู’ุฏู ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู โ€“ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ โ€“ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุณูุฑูŽุฉูŽ ุŒ ููŽู…ูŽุฑู‘ูŽ ุจูู†ูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู โ€“ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ โ€“ ููŽุณูŽู…ู‘ูŽุงู†ูŽุง ุจูุงุณู’ู…ู ู‡ููˆูŽ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ู ู…ูู†ู’ู‡ู ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ : โ€ ูŠูŽุง ู…ูŽุนู’ุดูŽุฑูŽ ุงู„ุชู‘ูุฌู‘ูŽุงุฑู ! ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุนูŽ ูŠูŽุญู’ุถูุฑูู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽุบู’ูˆู ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽู„ููู ููŽุดููˆุจููˆู‡ู ุจูุงู„ุตู‘ูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู โ€œKami pada masa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wassalam disebut dengan โ€œsamasirahโ€œ (calo/makelar), pada suatu ketika Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wassalam menghampiri kami, dan menyebut kami dengan nama yang lebih baik dari calo, beliau bersabda : โ€œWahai para pedagang, sesungguhnya jual beli ini kadang diselingi dengan kata-kata yang tidak bermanfaat dan sumpah (palsu), maka perbaikilah dengan (memberikan) sedekahโ€œ (HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu Majah) Akad kedua antara dropshiper dan produsen bisa dengan akad wakalah. Yaitu produsen selaku pemilik barang mewakalahkan penjualan barangnya kepada dropshiper sehingga posisi dropshiper sebagai wakil dari produsen. Kesepakatan terkait harga barang, selisih antara harga produsen dan dropshiper atau ujrah bagi dropshiper sesuai kesepakatan keduanya keduanya tanpa ada yang dirugikan. Dalil kebolehan wakalah ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ู‹ุง ุชูŽู‚ูŽุงุถูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ููŽุฃูŽุบู’ู„ูŽุธูŽ ู„ูŽู‡ู ููŽู‡ูŽู…ู‘ูŽ ุจูู‡ู ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฏูŽุนููˆู‡ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ู„ูุตูŽุงุญูุจู ุงู„ู’ุญูŽ ู‚ู‘ู ู…ูŽู‚ูŽุงู„ู‹ุง ูˆูŽุงุดู’ุชูŽุฑููˆุง ู„ูŽู‡ู ุจูŽุนููŠุฑู‹ุง ููŽุฃูŽุนู’ุทููˆู‡ู ุฅููŠู‘ูŽุงู‡ู ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ู„ูŽุง ู†ูŽุฌูุฏู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฃูŽูู’ุถูŽู„ูŽ ู…ูู†ู’ ุณูู†ู‘ูู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงุดู’ุชูŽุฑููˆู‡ู ููŽุฃูŽุนู’ุทููˆู‡ู ุฅููŠู‘ูŽุงู‡ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽูƒูู…ู’ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ููƒูู…ู’ ู‚ูŽุถูŽุงุกู‹ Dari Abu Hurairah Ra berkata; Ada seorang laki-laki yang datang menemui Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam untuk menagih apa yang dijanjikan kepadanya. Maka para sahabat marah kepadanya. Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: โ€œBiarkanlah dia karena bagi orang yang benar ucapannya wajib dipenuhiโ€. Kemudian Beliau berkata: โ€œBerikanlah untuknya seekor anak untaโ€. Mereka berkata: โ€œWahai Rasulullah, tidakada kecuali yang umurnya lebih tuaโ€. Maka Beliau bersabda: โ€œBerikanlah kepadanya, karena sesungguhnya yang terbaik diantara kalian adalah yang paling baik menunaikan janjiโ€ (H.R. Bukhari, Sahih al-Bukhari, 3/116) Adapun akad Akad kedua bisa juga menggunakan akad salam atau memesan terlebih dahulu (pre order), yaitu akad pemesanan suatu barang dengan kriteria yang sudah disepakati dengan pembayaran tunai pada saat akad berlangsung kemudian baru barang dikirim setelah terjadi kesepakatan dan pembayaran. Biasanya dropshiper menerima pembayaran tunai dimuka atau via rek, kemudian dropshiper bertransaksi dengan produsen terkait barang, kemudian produsen mengirim barang ke pembeli. Dalil kebolehan jual beli salam (salaf), dari sahabat Ibnu Abbas Ra, Rasululah Sab bersabda ; ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุณู’ู„ูŽููŽ ูููŠ ุดูŽูŠู’ุกู ููŽูููŠ ูƒูŽูŠู’ู„ู ู…ูŽุนู’ู„ููˆู…ู ูˆูŽูˆูŽุฒู’ู†ู ู…ูŽุนู’ู„ููˆู…ู ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽุฌูŽู„ู ู…ูŽุนู’ู„ููˆู…ู Siapa yang berjual beli dengan cara salaf (salam) hendaklah melakukan takaran yang jelas dan jangka waktu yang diketahui (disepakati) (H.R. Bukhari, Sahih al-Bukhari, 3/85) Akad kedua antara dropshiper dan penjual adalah akad baโ€™i taqsit atau sistem kredit bisa dua jenis, pertama kredit murni, kedua dengan cara membayar DP atau uang muka terlebih dahulu. Setelah disepakati terkait harga dan cara pembayaran dengan cara dicicil atau kredit antara dropshiper dan pembeli, maka dropshiper menghubungi produsen untuk mengirim barang kepada pembeli. Setelah pembeli menerima barang, dia berkewajiban untuk membayar cicilan yang disepakati kepada dropshiper. Dan dropshiper berkewajiban membayar kepada produsen dengan harga dan cara pembayaran yang sudah disepakati. Dalil boleุงnya jual beli dengan sistem kredit ุนูŽู†ู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’ ุงุดู’ุชูŽุฑูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ูŠูŽู‡ููˆุฏููŠู‘ู ุทูŽุนูŽุงู…ู‹ุง ุจูู†ูŽุณููŠุฆูŽุฉู ูˆูŽุฑูŽู‡ูŽู†ูŽู‡ู ุฏูุฑู’ุนูŽู‡ู dari โ€˜Aisyah radliallahu โ€˜anha berkata: โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam membeli makanan dari orang Yahudi secara angsuran dan menjaminnya dengan menggadaikan baju besi Beliauโ€. (Hr Bukhari, Sahih al-Bukhari, 3/62) ุงุดู’ุชูŽุฑูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ูŠูŽู‡ููˆุฏููŠู‘ู ุทูŽุนูŽุงู…ู‹ุง ุจูู†ูŽุณููŠุฆูŽุฉูุŒ ูˆูŽุฑูŽู‡ูŽู†ูŽู‡ู ุฏูุฑู’ุนูŽู‡ู โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam membeli sebagian bahan makanan dari seorang yahudi dengan pembayaran dihutang dan beliau juga menggadaikan perisai kepadanya.โ€ (HR. Bukhari:2096 dan Muslim: 1603) Dengan demkian hukum jual beli sistem dropship adalah mubah, selama tidak ada unsur yang diharamkan. Bagaimana dengan hadis larangan menjual barang bukan disisi kita ? hadis tersebut maksudnya adalah larangan jual beli yang belum jelas barangnya, misalnya menjual burung yang masih di udara, atau ikan yang masih dilaut. Kedua jika yang dimaksud adalah terkait dengan kepemilikan, maka maksudnya tidak boleh menjual barang milik orang lain tanpa seizin yang punya. Namun jika ada izin, maka dibolehkan. Izin tersebut bisa berupa klausul perjanjian atau adat yang sudah menjadi hukum. *** Sumber : Majelis Istifta Dewan Hisbah PP Persis http://persis.or.id/hukum-jual-beli-online-dengan-sistem-dropship-dalam-islam Sumber Pic : Google

Usaha Menurut Islam dan Cara Memulainya

  Dalam Islam, melakukan usaha atau berbisnis adalah hal yang tentu dihalalkan. Kita dapat melihat ada sangat banyak sekali sahabat-sahabat Nabi di zaman dulu merupakan para pengusaha sukses dan memiliki sumber modal yang sangat besar. Manusia diciptakan oleh Allah sejatinya adalah untuk menjadi seorang khalifah fil Ard di muka bumi. Dalam menjalankan hal tersebut tentu saja membutuhkan usaha yang keras dari manusia. Usaha tersebut tentu dalam hal mengelola apa yang telah Allah titipkan. Usaha di zaman saat ini biasa disebut dengan berbisnis atau berwirausaha.

Islam Menganjurkan Untuk Berwirausaha

Dapat diketahui bahwa Nabi Muhammad pada awalnya adalah seorang pedagang atau wiraswasta. Semenjak menjadi Nabi, tentu saja pekerjaan tersebut tidak difokusi karena Nabi hanya fokus untuk dapat mengembangkan islam dan dakwah terhadapnya.Akan tetapi, Rasulullah sendiri juga menganjurkan agar seorang muslim dapat memiliki wirausaha. โ€œApabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntungโ€(QS Al Jumuah : 10) Dalam ayat di atas juga ditunjukkan bahwa setelah manusia melaksanakan shalat hendaknya mencari karunia Allah. Tentu saja mencari karunia tersebut berarti manusia harus berusaha. Karunia dan rezeki dari Allah tidaklah datang dan turun begitu saja. Kehidupan manusia di dunia pada hakikatnya adalah untuk melaksanakan usaha agar sukses di Dunia Menurut Islam, Sukses Menurut Islam, Sukses Dunia Akhirat Menurut Islam, dengan Cara Sukses Menurut Islam. Allah telah memberikan nikmat berupa panca indera, fisik, akal, dan lain sebagianya untuk dapat dioptimalkan oleh manusia sebaik-baiknya. Dengan melakukan usaha dengan sebaik-baiknya maka Allah pun akan memberikan rezeki dan karunia tersebut. Hal ini tidak akan datang kepada manusia yang berdiam diri saja tanpa melakukan apapun.

Sahabat Nabi yang Berwirausaha

Ustman bin Affan adalah salah satu sahabat Nabi yang berwirausaha. Ustman bin Affan adalah saudagar kaya yang memiliki banyak harta namun memberikan banyak manfaat kepada ummat islam dari hartanya tersebut. Loyalitas Ustman tentu tidak membuat turun walaupun ia memiliki harta yang banyak. Usaha yang dilakukan Ustman menghasilkan modal dan banyak rezeki membuat semakin terpacunya ia untuk mengeluarkan hartanya lebih besar dan diinfak-kan di jalan Allah. Tentu saja ada sangat banyak kontribusi Ustman Bin Affan seorang pengusaha ini. Salah satunya adalah Sumur Raumah yang diwakafkannya kepada umat. Tidak hitung-hitungan Ustman menggratiskan pemakaian sumur tersebut kepada umat islam. Padahal 100% uang yang digunakan adalah uang ia sendiri dan dari hasil usahanya sendiri. Tentu saja hal ini sangat sesuai dengan usaha menurut islam. Usaha menurut islam yang ideal adalah sebagaimana yang dilakukan oleh para Sahabat-Sahabat terdahulu. Usaha mereka tidak membaut mereka jauh dari islam, sosial, dan misi keakhiratan.

Memulai Usaha Menurut Islam

Memulai usaha tentu saja menjadi perkara yang sulit jika manusia memikirkan kesulitan tersebut tanpa solusi. Namun, tentu saja hal ini menjadi mudah jika memang sudah bertekad dan memiliki tujuan yang kongkrit. Untuk itu, memulai usaha berada di titik-nol, maka manusia harus bergerak dan maju untuk bisa menuai hasilnya. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika umat islam akan memulai usaha.
  1. Meluruskan Niat
Niat adalah awal dari segala hal. Niat yang baik akan membuatkan hasil yang baik. Niat yang buruk maka hasilnya pun pasti akan buruk. Untuk itu, dalam islam niat adalah awal dari segala aktivitas. Termasuk dalam ibadah pun niat adalah yang mengawalinya. Untuk itu, ketika akan memulai usaha maka luruskanlah dulu niat yang kita miliki juga sesuai dengan Prinsip-prinsip Ekonomi Islam dan Tujuan Ekonomi Islam.. Niat usaha sebaiknya karena memang ingin mendapatkan rezeki yang halal dan jauh dari dana yang haram atau proses yang haram. Niat karena Allah, mencari rezeki yang halal, dan memberikan manfaat yang banyak adalah hal yang harus dimiliki oleh umat muslim ketika akan memulai sebuah usaha.
  1. Membulatkan Tekad
Kebulatan tekad adalah benar-benar menguatkan diri atas niat yang dimiliki. Niat saja tidak cukup, maka butuh tekad untuk bisa memulai dan bergerak. Dengan adanya tekad yang kuat maka segala tantangan dan hambatan apapun akan diterjang. Tekad dalam sebuah usaha tentu berusaha untuk dapat menghasilkan keuntungan yang halal namun tidak meninggalkan prinsip-prinsip islam di dalamnya. Untuk itulah, kebulatan tekad sangat dibutuhkan dalam memulai usaha. Selain itu, tekad juga harus sesuai dengan Transaksi Ekonomi dalam Islam, Ekonomi Dalam Islam, dan Hukum Ekonomi Syariah Menurut Islam.
  1. Mencari Produk atau Usaha yang Jelas Kehalalalannya
Untuk memulai sebuah usaha menurut islam juga dibutuhkan pengetahuan tentang halal haramnya suatu usaha dan produk atau layanan yang akan dijual. Usaha yang halal tentu berasal dari jasa atau produk yang hendak di jual apakah sesuai dengan islam atau tidak. Produk yang halal tentu saja jauh dari makanan yang diharamkan islam seperti babi, atau hewan haram lainnnya, minuman yang berakohol, narkoba dan juga jasa yang mendekatkan judi atau usaha yang sangat spekulasi, dan riba. Macam-macam Riba, Hak dan Kewajiban dalam Islam, Fiqih Muamalah Jual Beli, dan Jual Beli Kredit Dalam Islam juga perlu diketahui oleh umat islam agar sesuai dengan prinsip kehalalan dan syariah islam.
  1. Mencari Partner yang Satu Visi
Dalam memulai usaha hendaknya juga memiliki partner yang dapat sesuai dengan visi atau tujuan yang kita capai. Usaha terkadang bisa gagal karena partner yang kurang sesuai dengan kebutuhan usaha. Untuk itu, partner yang memiliki tujuan yang sama adalah hal yang harus dipersiapkan dan dicari sejak akan memulai sebuah usaha. Diskusi dan membangun kesepakatan adalah hal penting yang harus dilakukan. Visi ini tentu saja tidak boleh bertentangan dengan Tujuan Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islamย sesuai dengan fungsi agama .
  1. Menentukan Strategi yang Tepat
Ketika memulai usaha, tentukan pula strategi yang tepat. Dalam islam tentu saja strategi ini harus dibuat dengan cara yang fair dan tidak merusak kepentingan orang lain. Kompetisi yang sehat juga harus dilakukan oleh seorang muslim, bukan justru menjatuhkan dan mencari jalan jalan yang licik dalam kompetisi suatu usaha. Sumber : https://dalamislam.com/hukum-islam/ekonomi/usaha-menurut-islam Sumber Pic : Google

Makna Lagu “Sabyan Gambus – Deen Assalam”


โ€œAbtahiyyat wabsalam,

ansyuru ahlal kalam zainuddin yahtiromโ€

Kurang lebih dua bulan terakhir publik diperdendangkan dengan lirik lagu yang dibawakan oleh gadis berkerudung hitam di malam petang dalam channel youtube Official Sabyan Gambus. Nissa Sabyan, begitu banyak rekomendasi pencarian di search engine ketika mengetik โ€œDeen Assalamโ€. Ternyata itu nama Mbak-nya yang nyanyi. Bagaimana tidak, suara merdu yang diolah dengan sentuhan senar biola berhasil menyihir keteduhan hati bagi para pendengar yang budiman. Obat hati yang sedang gurau saat ditinggal arek-nya. Dibalik kemerduan yang terpancar, tersirat makna yang begitu dalam dari lagu tersebut.

Makna dari Deen Assalam menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang damai, menjunjung toleransi dan penuh akan cinta. Ajakan untuk toleransi antar sesama umat beragama merupakan poin penting yang disampaikan. Bagaimana kita hidup di bumi ini dengan perasaan toleransi dan cinta yang akan membawa pada kebahagiaan. Jika tanpanya, tentu rasanya begitu sempit. Lagu Deen Assalam bukan secara tiba-tiba dihadirkan oleh Sabyan Gambus, akan tetapi kehadiran lagu ini adalah kritik dari beragam fenomena intoleransi yang terjadi di Indonesia.

Saya berasumsi, ibarat melakukan formulasi kebijakan, Sabyan Gambus dengan matang mempertimbangkan isu atau masalah publik yang bersifat strategis dan pada inti permasalahan. Masuk dalam studio rekaman dan secara cekatan dirumuskan sehingga hasilnya maksimal. Karena lagu ini akan diperdengarkan oleh orang banyak dan sedikit memperbaiki persoalan intoleransi yang ada. Alhasil, dengan begitu ciamik, grup musik yang membawakan lagu-lagu Timur Tengah ini berhasil menyandingkan orang-orang โ€œkiriโ€ dan โ€œkananโ€ untuk bersholawat bersama, penikmat aliran musik keroncong, jas, indie-pop-metal bersatu dalam nuansa liriknya. Dan hadir di warung kopi yang berhasil menyegarkan pikiran para pengabdi wifi dari pengaruh gawainya, meskipun yang dihafal hanya satu kata saja. โ€œAbtahiyyat โ€ฆ. โ€œ. Dan harus diakui bahwa Deen Assalam dari Mbak Nissa Sabyan berperan penting dalam merajut nilai kebhinnekaan.

Sumber Berita : https://bebasberkembang.wordpress.com/2018/06/24/makna-deen-assalam-dan-pesan-untuk-nissa-sabyan-di-tahun-politik/
Sumber Lagu : https://soundcloud.com/ziveig/sabyan-deen-assalam

Legging Multifungsi by YesaMalika


Walaupun wanita identik dengan busana feminin semacam rok, namun sekarang banyak wanita yang juga gemar mengenakan celana leging untuk berbagai aktifitas. Celana legging yang didesain dengan cantik ternyata tidak hanya modis ketika dikenakan namun juga bisa mendukung aktifitas Anda sehari โ€“ hari. Celana legging yang trendi bisa Anda jadikan pilihan berbusana yang nyaman namun tetap modis. Salah satu alasan kenapa banyak wanita yang gemar mengenakan celana legging adalah karena lebih fleksibel dan lebih leluasa dalam bergerak. Mengenakan Celana legging merupakan pilihan yang sangat cocok bagi Anda yang memiliki segudang aktifitas padat yang menuntut mobilitas yang tinggi. Pilihlah Celana legging yang full collor dan bermotif sehingga lekuk pinggul kaki anda bisa tersamarkan sehingga nyaman dan fleksibel namun juga dapat membuat penampilan Anda tetap trendi. Celana legging Yesamalika dibuat dengan bahan spandex. karet di bagian pinggang. Cocok dikenakan di cuaca tropis, nyaman dipakai. strech medium. hanya ada satu size saja. Anda mempunyai banyak koleksi bawahan dengan belahan di samping, tambahkan dengan legging warna senada agar membuat penampilan anda tetap sopan dan menarik. Harga yang harus anda bayarkan untuk koleksi legging cantik Yesamalika hanya Rp. 45.000,- Saja
Wowww sangat murah…
Silahkan order selagi koleksinya masih lengkap bunda ๐Ÿ™‚

:: Bisa muat sampai ukuran lingkar perut 100cm.

Untuk informasi dan Pemesanan, Silahkan hubungi CSO Kami melalui :
Telp/WhatsApp : 081321127778
Atau website http://www.vamoshplaza.com

Vayesha Dalam Bidikan Lensa

Dokumentasi Beragam Kegiatan Vayesha